Investasi Saham dan Trading Forex : Pengenalan


Ketika Anda dihadapkan pada pilihan berinvestasi, selain investasi yang umum dikenal di Indonesia, seperti Emas dan Properti, serta investasi yang mulai dikenal luas, yaitu Investasi Saham, Anda juga akan dihadapkan pada jenis-jenis investasi lainnya. Salah satu jenis investasi tersebut adalah Foreign Exchange atau yang lebih dikenal dengan sebutan Forex.

 

Bagi kalangan investor, Forex dianggap bukan investasi, karena konsep Investasi berbeda dengan Forex yang pada umumnya dilakukan secara trading. Oleh sebab itu, tidak dikenal istilah Investasi Forex, yang ada adalah Trading Forex.

 

Trading Forex menjanjikan keuntungan yang relatif besar bagi calon investor, terutama investor pemula, akan tetapi dalam Trading Forex juga melekat risiko yang cukup besar.

 

 

Trading Saham Vs Forex

 

Investasi saham adalah mengalokasikan sejumlah dana untuk membeli saham perusahaan yang terdaftar sebagai anggota bursa. 

 

Menurut jangka waktunya investasi Saham dibagi dalam dua jenis, yaitu jangka panjang (investing) dan jangka pendek (trading). Dalam ulasan ini, yang akan dibandingkan adalah Trading Saham.

 

Sementara itu, Trading Forex adalah kegiatan transaksi perdagangan atau pertukaran mata uang suatu negara dengan mata uang negara lain pada suatu bursa valuta asing (valas) lintas nasional yang berlangsung secara terus menerus selama 24 jam.

 

Beberapa perbedaan Trading Saham dengan Trading Forex adalah :

 

Objek yang Diperjualbelikan

 

Jika Trading Saham memperjualbelikan saham-saham yang terdaftar dalam  suatu bursa, maka Trading Forex memperjualbelikan mata uang negara-negara di dunia.

 

Kapitalisasi

 

Kapitalisasi pasar Forex jauh lebih besar dari pasar Saham, karena pasar Forex merupakan pasar lintaS negara, sedangkan pasar Saham terbagi-bagi menurut Negara, dengan setiap negara memiliki pasar Sahamnya masing-masing. 

 

Waktu Perdagangan

 

Pasar Forex dapat melayani transaksi selama 24 jam dalam sehari atau transaksi berjalan terus menerus secara berkelanjutan, sedangkan transaksi di pasar Saham mengikuti aturan waktu perdagangan yang ditetapkan oleh otoritas pasar Saham masing-masing.

 

Kecepatan Transaksi

 

Dalam kondisi normal, Transaksi jual atau beli dalam Trading Forex dapat terjadi tanpa harus mengantri. Hal ini berbeda degan transaksi di pasar Saham yang memiliki sistem antrian berdasarkan waktu, maka dalam Trading Saham dikenal istilah best bid dan best offer.

 

Biaya / Komisi

 

Biaya dalam Trading Saham berupa komisi yang nilainya dihitung dengan persentase dari nilai transaksi jual atau beli yang telah terjadi, sedangkan dalam Trading Forex berupa komisi dari spread atau selisih antara beli dengan harga jual.

 

Kompleksitas

 

Baik Trading Forex maupun Trading Saham sebenarnya memiliki tingkat kompleksitas yang sama tinggi. Akan tetapi, jika mempertimbangkan faktor objek transaksi, likuiditas, dan waktu transaksi, Trading Forex lebih kompleks dibandingkan dengan Trading Saham.

 

Berdasarkan ulasan diatas, Baik Trading Forex maupun Trading Saham memiliki karakteristiknya masing-masing yang membuat keduanya memiliki daya tarik tersendiri bagi calon investor. 

 

Hal yang menjadi perhatian utama calon investor adalah bukan pada memilih mana yang lebih baik diantara keduanya, tapi pada bagaimana calon investor memahami karakteristik keduanya, dan mengetahui serta mengerti peluang return dan risk diantara keduanya.

 

 

Resiko Trading Forex

 

Seperti yang telah diulas sebelumnya, selain menjanjikan keuntungan yang relatif besar bagi calon investor, terutama investor pemula, dalam Trading Forex juga melekat risiko yang besar.

 

Peluang memperoleh keuntungan yang besar inilah yang sering dimanfaatkan instansi penyedia layanan Trading Forex untuk menarik minat calon investor, sehingga banyak calon investor yang mengikuti Trading Forex hanya karena tertarik dengan iming-iming keuntungan tersebut. 

 

Namun sayangnya, para calon investor ini melewatkan hukum paling dasar dalam berinvestasi, yaitu “semakin besar potensi keuntungan yang dapat diperoleh dari suatu investasi, semakin besar pula risiko yang melekat dalam investasi tersebut”.

 

Trading Forex memiliki tingkat kompeksitas yang cukup tinggi mengingat objek yang diperdagangkan adalah meta uang negara-negara di dunia.

 

Ada banyak sekali faktor yang berpotensi mempengaruhi pergerakan nilai tukar mata uang suatu negara, bukan hanya kondisi ekonomi domestik negara tersebut tapi juga negara-negara lainnya.

 

Tanpa mengetahui faktor-faktor tersebut dan memahami pengaruh faktor-faktor tersebut, risiko yang harus ditanggung menjadi semakin besar.

 

Selain itu, pasar yang berlangsung selama 24 jam dan likuiditas yang sangat cepat semakin meningkatkan risiko dalam Trading Forex, terutama bagi investor-investor pemula.