PSIKOLOGI TRADING


Pernahkah Anda mendapat informasi seperti berikut ini? 

  • Saham ABCD akan naik ke harga sekian, ternyata harga sahamnya turun. 
  • Saham WXYZ akan anjlok, hindari saham itu; tapi ternyata harga sahamnya malah naik. 
  • Saham EFGH sedang di collect bandar (diasumsikan harga saham akan naik), tapi ternyata harga sahamnya turun terus karena likuiditasnya rendah. 

 

Ada yang salah dengan informasi tersebut? Mengapa bisa demikian? 

 

Bagi seorang trader, sangat disarankan Anda memahami dengan baik konsep-konsep pergerakan harga di pasar, sehingga Anda tidak akan diombang-ambingkan oleh informasi di pasar yang belum tahu kebenarannya. Pada kondisi real, trader biasanya cenderung terlalu cepat menjual saham yang harganya mulai naik, sebaliknya tidak rela menjual saham yang harga nya mulai turun. 

 

Apa yang terjadi ketika Anda, seorang trader, salah mengambil keputusan? Biasanya ada kecenderungan mencari informasi yang pada akhirnya memberikan pembenaran atas keputusan yang diambil (padahal jelas-jelas keputusan yang diambil salah). Meskipun ini human (sifat natural sebagai manusia), hal ini sebaiknya dihindari jika Anda ingin menjadi trader yang handal/sukses. 


Adakah cara untuk mengantisipasi hal tersebut? 
Pernah dengar Analisa Fundamental dan Analisa Teknikal? Dengan mempelajari Analisa Fundamental, Anda bisa melakukan screening untuk mencari perusahaan yang bagus. Sementara itu, dengan mempelajari Analisa Teknikal, Anda dapat menggunakannya untuk melihat timing, yaitu tahu kapan beli, kapan jual, kapan take profit, kapan cut loss, bahkan kapan harus averaging. Dengan timing yang lebih baik, Anda sebagai seorang trader akan bertindak dengan lebih rasional dan objektif. Dengan objektivitas itulah Anda bisa mengesampingkan aspek psikologi yang relatif mudah dipengaruhi oleh volatilitas yang terjadi di pasar. 

 

Pada umumnya, seorang trader mengalami kerugian (loss) karena tidak dapat mengendalikan aspek psikologisnya, seperti misalnya perasaan, opini pribadi, keyakinan atau bahkan keras kepala. Dengan Analisa Teknikal dan melihat pola pergerakan harga saham yang terbentuk, seorang trader diharapkan dapat mengesampingkan aspek psikologis sehingga bisa memaksimalkan timing dari pergerakan harga saham. Anda juga akan jauh lebih objektif dalam mengambil keputusan dan tidak mencari informasi-informasi untuk pembenaran.